Rabu, 03 Juli 2013

Aku ingin seperti Eldeweis




Tak harum namun kau begitu indah
Kau berada nan jauh dan begitu tinggi
Semua insan manusia bersusah payah untuk mendapatkanmu 
Kau lambang keabadian ...karena kau mampu bertahan begitu lama 
Kau lambang ketulusan
Karena kau tumbuh di daerah yang ekstrem 
Kau juga lambang pengorbanan karena butuh perjuangan untuk mendapatkanmu
Kau eldeweis yang tumbuh subur di puncak gunung
yang sulit didapatkan dan yang berdiri kokoh bertahan dari serangan berbagai cuaca
Kau tumbuh dengan tulus dan tetap bertahan meski ada yang memetikmu
Kau juga mempertahankan kecantikanmu meski kau telah dipetik
Eldeweis … Aku ingin sepertimu 
Bukan seperti ilalang yang selalu diinjak
Bukan seperti mawar yang indah namun berduri
Bukan pula seperti amorphallus yang menebarkan bau
Ya Kau eldeweis ...
si abadi yang mengajarkan untuk senantiasa bangkit dari keterpurukan.
Gugur namun kau mampu menghasilkan puluhan bunga yang sama bahkan jauh lebih indah dari sebelumnya

Minggu, 24 Maret 2013


  1. Penduduk Afrika Utara terbagi kedalam 2 etnik yaitu suku berber (asli) dan suku arab. Dari kedua etnik ini didapatkan bahwa suku arab banyak menderita penyakit rhematik atau kandungan asam urat yang tinggi dalam darah.
    Data yang diperoleh diketahui bahwa suku berber sering mengonsumsi infus sidagori (sida rhombifolia) yang tumbuh di perkarangan rumahnya. Diketahui bahwa infus ini dipercaya meningkatkan stamina.
    Dari sini belum terjawab apakah sidagori ini mengurangi kandungan asam urat dalam darah. Maka dilakukan percobaan dengan menginduksi tikus galur wista agar terjadi hiperurisemia dengan cara memberikan melinjo (gnetum gnemon) secara oral.
    Setelah terjadi hiperurisemia maka diberikan infusan sidagori secara berulang, kemudian dilihat efeknya, yaitu kandungan asam urat dalam darah. Ternyata terbukti bahwa pemberian infusi sidagori menurunkan kandungan asam urat dalam darah.
    Pertanyaan
    a. Bagaimana rumusan masalah penelitian ini?
    b. Bagaimana rumusan hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini?
    c. Bagaimana eksperiman yang dilakukan?
    d. Tuliskan data yang diperoleh dari eksperimen!
    e. Tuliskan kesimpulan yang diperoleh!
    Jawaban:
    a. Rumusan masalah : Apakah infus sidagori yang tumbuh diperkarangan rumah penduduk etnik suku arab di Afrika Utara dapat menurunkan kandungan asam urat dalam darah penderita penyakit rhematik?
    b. Hipotesis : Mengonsumsi infus sidagori dipercaya dapat meningkatkan stamina dan dapat menurunkan kandungan asam urat dalam darah
    c. Eksperimen : dilakukan percobaan dengan menginduksi tikus galur wista agar terjadi hiperurisemia dengan cara memberikan melinjo (gnetum gnemon) secara oral. Setelah terjadi hiperurisemia maka diberikan infusan sidagori secara berulang
    d. Data yang diperoleh : terjadi hiperurisemia pada tikus galur yang diberikan melinjo. Dan ternyata setelah diberikan infusi sidagori kandungan asam urat dalam darah tikus menurun.
    e. Kesimpulan : Infus Sidagori terbukti dapat menurunkan kandungan asam urat dalam darah.
  2. Beberapa teori yang pernah diajukan untuk menjawab permasalahan asal-usul kehidupan, terangkan dengan singkat apa yang dimaksud dengan :
    Jawab:
    - Teori Kreasi Khas (Special Creation) adalah menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh suatu zat supranatural
    - Teori Mantap adalah menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal-usul (keadaan mantap)
    - Teori Kosmozoan adalah menyatakan bahwa kehidupan berasal dari spora kehidupan yang datangnya dari luar angkasa
    - Teori Generatio Spontanea adalah menyatakan bahwa makhluk hidup tercipta secara mendadak (spontan).
    - Teori Abiogenesis adalah makhluk hidup berasal dari benda tak hidup.
    - Teori Biogenesis adalah makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya.

  3. Terangkan dengan lengkap mengenai teori abiogenesis, siapa pencetus ide ini dan apa yang mereka lakukan untuk memperkuat teori ini ?
    Jawab :
    Teori abiogenesis adalah makhluk hidup tercipta dari benda tak hidup yang berlangsung secara spontan (generatio spontanea). Teori ini mengatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati. Teori Abiogenesis dicetuskan pertama kali oleh Aristoteles (384 - 322 SM), yang merupakan tokoh ilmu pengetahuan dari Yunani Kuno. Aristoteles melakukan pengamatan ikan-ikan di sungai. Ia berpendapat bahwa ada sebagian ikan-ikan di sungai tersebut yang berasal dari lumpur. Teori Abiogenesis ini didukung pula oleh seorang ilmuwan Inggris pada tahun 1700 yang bernama Nedhan. Ia mencoba melakukan penelitian dengan menggunakan rebusan kaldu. Hasil rebusan kaldu kemudian dimasukkan ke dalam botol dan ditutup dengan gabus. Setelah beberapa hari, ternyata air kaldu tersebut ditumbuhi bakteri. Akhirnya Nedhan menyimpulkan bahwa bakteri berasal dari air kaldu. Teori ini gugur karena pada abad ke-17, Antonie van Leeuwenhoek berhasil membuat mikroskop. Penemuan mikroskop inilah yang mengawali berbagai macam percobaan untuk menguji teori-teori Abiogenesis. Leeuwenhoek mencoba mengamati air rendaman jerami dengan menggunakan mikroskop temuannya. Ternyata terlihat bahwa di dalam setetes air rendaman jerami tersebut terdapat benda-benda aneh yang sangat renik.

  4. Ceritakan tentang teori biogenesis, mulai dari pendukung teori ini dan percobaan yang dilakukan !
    Jawab :
    Biogenesis adalah makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang sudah ada sebelumnya.
    Ilmuwan pendukung biogenesis
    1. Francesco Redi
    Redi melakukan percobaan dengan menempatkan sayatan daging dalam dua botol yang berbeda. Botol 1 dibiarkan terbuka dan botol 2 ditutup rapat. Hasilnya dalam botol terbuka ditemukan banyak tempayak, sedangkan dalam botol tertutup tidak ditemukan tempayak. Dari percobaan ini, Redi menyimpulkan bahwa tempayak-tempayak tersebut berasal dari lalat yang hinggap pada sayatan daging di botol terbuka.
    2. Lazzaro Spallanzani
    Spallanzani melakukan serangkaian percobaan dengan memasukkan senyawa-senyawa organik ke dalam botol labu. Bagian atas botol ditutup rapat kemudian dipanaskan (supaya steril). Setelah disimpan beberapa lama, ternyata tidak ditemukan kehidupan dalam botol tersebut.
    3. Louis Pasteur
    Pasteur melakukan percobaan dengan memasukkan cairan kaldu yang sudah dipanaskan terlebih dahulu ke dalam labu berbentuk leher angsa. Setelah dibiarkan beberapa lama, ternyata tidak ditemukan kehidupan mikroorganisme dalam labu tersebut. Kemudian labu tersebut diletakkan miring. Setelah beberapa lama disimpan, ternyata ditemukan kehidupan mikroorganisme pada labu tersebut. Hasil eksperimen Pasteur ini ternyata dapat menumbangkan teori abiogenesis atau generati spontanea dengan munculnya faham baru, yaitu biogenesis, yang berarti bahwa kehidupan itu berasal dari kehidupan sebelumnya. Selanjutnya dikenal dengan istilah omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo, yang berarti semua makhluk hidup berasal dari telur dan semua makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.

  5. Mengapa evolusi organik berhasil menetapkan teori biogenesis? Apa yang dibuktikan dari evolusi ini ?
    Jawab :
    Karena Louise Pasteur belum mampu menjelaskan kapan dan darimana sel yang pertama terbentuk. Para ahli seperti Alexander Ivanovich Oparin dari Rusia, Harold Urey dan Stanley Miller dari Amerika yang pertamakali mengajukan hipotesa tentang terbentuknya sel hidup yang pertama berdasarkan konsep biologi modern, terutama biokimia. Teori evolusi organik memperkirakan bahwa sejak kehidupan muncul dibumi, telah terjadi suatu proses berkesinambungan. Organisme-organisme yang hidup kemudian, berasal dari bentuk-bentuk sebelumnya.Variasi-variasi yang besar disebabkan oleh lingkungan atau proses perubahan yang berlangsung dalam tubuh dan diwariskan kepada generasi-generasi selanjutnya.
  1. Terangkan teori Evolusi menurut Ovarin, Harold Urey dan Stanley Miller !
    Jawab :
    Teori Evolusi menurut Ovarin
    Menurut Oparin bahwa lautan bumi pada awalnya memiliki persediaan cukup bahan-bahan organik. Dalam waktu yang lama maka bahan-bahan organik tersebut akan berikatan satu dengan lainnya membentuk selaput-selaput, kemudian molekul organik berselaput ini akan mengikat molekul lainnya dan menyatukan diri sehingga terbentuk gabungan molekul baru yang karakteristik. Ikatan kompleks inilah yang diperkirakan merupakan awal dari kehidupan.
    Teori Evolusi menurut Harold Urey
    Menurut Urey bahwa atmosfer bumi pada suatu saat kaya akan molekul-molekul seperti CH4 (metana), NH3 (ammonia), H2 (hidrogen) dan H2O dalam bentuk gas. Adanya energi yang berasal dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar kosmis, akan mengakibatkan molekul-molekul tersebut mengadakan reaksi kimia untuk membentuk zat-zat hidup. Zat hidup yang mula-mula ada kira- kira seperti virus sekarang. Zat hidup ini setelah berjuta-juta tahun berkembang menjadi berbagai jenis organisme.
    Teori Evolusi menurut Stanley Miller
    Miller membuat suatu percobaan untuk membuktikan teori Urey. Ia melakukan percobaan dengan mengisi tabung- tabung dengan CH4, NH3, H2, dan H2O. Campuran gas-gas tersebut dialirkan melalui labu dilengkapi elektroda yang dapat melepaskan bunga api listrik yang bertegangan tinggi selama satu minggu. Setelah percobaan tersebut, dilihat ternyata ditemukan beberapa jenis asam amino. Asam amino adalah zat yang menyusun protoplasma makhluk hidup. Pada temuannya ini asam amino tersebut belum menunjukkan gejala hidup.