Kamis, 01 Maret 2012

Biografi Sir Isaac Newton

Sir Isaac Newton merupakan seorang fisikawan yang sangat terkenal didunia, dia sangat identik dengan hukum gravitasi bumi dan temuan serta karyanya yang menjadi fondasi perkembangan teknologi dan peradaban dunia.
Sir Isaac Newton lahir di Woolsthorpe-by-Colsterworth, Lincolnshire, pada tanggal 4 Januari 1643 namun saat kelahirannya, Inggris masih mengadopsi kalender Julian, sehingga hari kelahirannya dicatat pada tanggal 25 Desember 1642 tepat pada hari Natal. Newton dilahirkan secara prematur Ketika lahir, ia bahkan diperkirakan tidak akan bertahan karena tubuhnya yang sangat kecil. Dia juga dilahirkan tanpa seorang ayah karena ayahnya meninggal dunia saat dia berusia 7 bulan dalam kandungan dan saat Newton berusia dua tahun, ibunya Hannah Ayscough Newton menikah lagi dan meninggalkan Newton bersama neneknya.
Newton merupakan salah satu dari sekian banyak manusia jenius didunia ini. Selain seorang fisikawan, dia juga seorang matematikawan, filsuf alam, ahli astronomi, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari inggris. Newton termasuk dalam pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.
Sejak berusia 12 sampai 17 tahun di bersekolah di sekolah The King's School yang terletak di Grantham. Newton termasuk murid yang pintar, tapi sayang keluarganya mengeluarkan dia dari The King's School, keluarganya menginginkan dia menjadi seorang petani sejati. Tentu saja Newton sangat tidak setuju dengan pekerjaaan barunya, tapi kepala sekolahnya di The King's School membujuk dan meyakinkan keluarga Newton untuk mengembalikan Newton ke sekolah lagi . Akhirnya, keluarga Newton memasukkan lagi Newton ke sekolah itu sehingga Newton berhasil menamatkan pendidikannya pada usia 18 tahun dengan nilai memuaskan.
Pada usia 18 tahun sekitar tahun 1661-an, Newton masuk di sebuah perguruan tinggi bernama Trinity College Universitas Cambridge. Disinilah Newton tekun mempelajari sains dan matematik serta melakukan eksperimen-eksperimen sendiri. Pada tahun 1665, Newton menemukan teorema binomial umum dan mulai mengembangkan teori matematika yang pada akhirnya berkembang menjadi kalkulus. Antara usia dua puluh satu dan dua puluh tujuh tahun Newton sudah meletakkan dasar-dasar teori ilmu pengetahuan yang pda akhirnya mengubah dunia. Namun, pada tahun 1665, di Inggris terserang wabah penyakit sehingga membuat universitasnya tutup dan akhirnya Newton kembali pulang ke kampung.
Ada sebuah kisah yang mengisahkan tentang bagaimana Newton menemukan hukum gravitasi bumi yaitu saat dia duduk di taman sambil belajar dibawah pohon apel, tanpa sengaja ada sebuah apel jatuh. Dengan mengamati apel yang jatuh, Newton mengambil kesimpulan bahwa ada sesuatu kekuatan yang menarik apel tersebut jatuh kebawah, dan kekuatan itu yang kita kenal sekarang dengan nama gravitasi.
Pada tahun 1687, buku yang dipublikasikan dan ditulis oleh Newton berjudul Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica, dikatakan sebagai buku yang paling berpengaruh dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan.Dalam bukunya, Newton menjelaskan mengenai hukum gravitasi dan tiga hukum gerak.
Pada pertengahan abad ke-17 merupakan periode pembenihan ilmu pengetahuan. Pada abad itu, Penemuan teropong bintang telah merombak seluruh pendapat mengenai ilmu perbintangan. penemuan baru tersebut untuk penelitian astronomi oleh Newton telah merevolusionerkan penyelidikan bidang itu, dan yang dilakukannya di sektor mekanika telah menghasilkan apa yang kini terkenal dengan sebutan “Hukum gerak Newton” yang pertama.
Selain sebagai fisikawan, penelitiannya di bidang cahaya juga berhasil mengungkapkan bahwa ternyata cahaya putih adalah campuran dari semua warna pelangi, hal yang di luar perkiraan banyak orang dan dia berhasil membangun teleskop refleksi. Dia juga berhasil memecahkan misteri dari terjadinya pelangi yang muncul setelah hujan . Newton juga mencetuskan adanya prinsip kekebalan momentum dan momentum sudut.
Pada dasawarsa 1690-an, Newton menulis tentang risalah-risalah keagamaan tentang penafsiran harfiah alkitab. Newton sangat berhasrat dengan Alkitab. Ia lebih banyak menulis tentang agama, daripada matematika dan sains.
Pada tahun 1705, Newton diangkat sebagai ketua Royal Society dan dianugerahkan gelar sir. Awalan Newton diangkat sebagai inspektur percetakan uang kerajaan dan sukses melakukan pergantian uang selama 3 tahun sebelum diangkat menjadi direktur percetakan uang kerajaan.
Dan akhir hayatnya, Newton tinggal bersama kemenakan perempuan dan suaminya di Cranbury, dekat Winchester. Newton wafat di London pada tanggal 31 Maret 1727 (kalender Julian: 20 Maret 1727) pada usia 84 tahun.
Apa yang dilakukan Newton membuat ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat.Dunia ilmu pengetahuan akan selalu mengenangnya sebagai salah seorang jenius dunia yang pernah hidup. Jasa-jasanya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tidak akan pernah dilupakan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar